Masih banyak sekali orang yang bingung dan tabu tentang perbedaan VIRUS (Worm, Trojan, Backdoor, Malware, dan Spyware). Tidak disengaja saya dapet penjelasan yang menarik dan mudah dicerna. Nah... penjelasan berikut bertujuan agar kalian (pembaca) lebih mengerti & paham supaya lebih bijak menggunakan Anti Virus dalam Komputer pribadi masing-masing, dan tidak asal Delete. Tidak semua File yang ditangkap oleh Anti Virus itu membahayakan buat PC, contohnya Source Program PHP sederhana bisa dikenali sebagai Trojan oleh AV padahal itu tidak berbahaya sama sekali.
Nah... sekarang langsung aja cekidot...
Virus Komputer merupakan Program Komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam Program atau Dokumen lain. Virus Komputer dapat dianalogikan dengan Virus Biologis, yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus Komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak Data pada Dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Virus komputer umumnya dapat merusak Perangkat Lunak Komputer dan tidak dapat secara langsung merusak Perangkat Keras Komputer (terutama pada Sistem Operasi, seperti Sistem Operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Servicepack 1, Windows XP Servicepack 2, yang terbaru pun seperti Windows Vista dan Win7 bahkan baru2 ini sudah merambah ke GNU/Linux. Efek Negatif Virus Komputer terutama adalah perbanyakan/penyebaran dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada Komputer (seperti CPU Time, penggunaan Memory) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah Virus Komputer berbasis Sistem Operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistem operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.
Serangan Virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan Perangkat Lunak Anti Virus. Jenis Perangkat Lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus Virus Komputer, asalkan basis data Virus Komputer yang dimiliki oleh Perangkat Lunak Antivirus telah mengandung kode untuk menghapus Virus tersebut atau dengan kata lain telah up to date.
Beberapa contoh Anti Virus yang bisa diandalkan dan menangkal Virus adalah KasperSky, AVG, Avast, NOD32, Avira, PCMAV, Norton, dan McAfee dan masig banyak lagi bahkan Anti Virus Lokal pun sekarang mulai marak dibicarakan Seperti Smadav, Ansav, dan yang terbaru Artav.
Worm adalah jenis Virus yang tidak menginfeksi Program lainnya.
Ia membuat copy dirinya sendiri (Cloning) dan menginfeksi Komputer lainnya (biasanya menggunakan hubungan jaringan) tetapi tidak mengkaitkan dirinya dengan Program lainnya. Akan tetapi, Virus Worm dapat mengubah atau merusak File dan Program.
Trojan adalah Replika atau Duplikat Virus. Trojan dimasukan sebagai Virus karena sifat Program yang tidak diinginkan dan bekerja dengan sendirinya pada sebuah Komputer. Sifat Trojan adalah mengkontrol Komputer secara Otomatis. Misalnya Komputer yang dimasuki Trojan E-mail. Trojan dimasukan dalam RATS (Remote Administration Tools). Dimana sebuah Komputer di kontrol oleh Program tertentu, bahkan beberapa Trojan difungsikan membuka Komputer agar dapat dimasuki oleh Komputer dan di Access dari jauh, bahkan beberapa RAT's terbaru sudah mempnyai fungsi yang lebih lengkap, diantaranya dilengkapi fungsi Keylogger dll, bahkan bisa memerintahkan Komputer yg terinfeksi sebagai pasukan untuk menyerang.
Backdoor atau "Pintu Belakang", dalam keamanan System Komputer, merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan. Selain dari mekanisme yang umum digunakan (melalui proses logon atau proses autentikasi lainnya), disebut juga sebagai Backdoor.
Backdoor pada awalnya dibuat oleh para Programer Komputer sebagai mekanisme yang mengizinkan mereka untuk memperoleh akses khusus ke dalam Program mereka. Seringnya digunakan untuk membenarkan dan memperbaiki kode di dalam Program yang mereka buat ketika sebuah crash akibat bug terjadi. Salah satu contoh dari pernyataan ini adalah ketika Kenneth Thompson (salah seorang pemrogram sistem operasi UNIX membuat sebuah Program proses Login pada Tahun 1983, ketika memperoleh Turing Award). Selain Program Login umum digunakan dalam Sistem Operasi UNIX dengan menggunakan bahasa pemrograman C, sehingga ia dapat mengakses sistem UNIX yang berjalan di dalam Jaringan Internal Bell Labs. Backdoor yang ia ciptakan itu melindungi dirinya dari pendeteksian dan pembuangan dari System, meskipun pengguna berhasil menemukannya, karena memang Backdoor ini membuat dirinya sendiri kembali (melakukan rekompilasi sendiri).
Beberapa pengembang Perangkat Lunak menambahkan Backdoor ke dalam Program buatannya untuk tujuan merusak (atau tujuan yang mencurigakan). Sebagai contoh, sebuah Backdoor dapat dimasukkan ke dalam kode di dalam sebuah situs belanja Online (e-commerce) untuk mengizinkan pengembang tersebut memperoleh informasi mengenai transaksi yang terjadi antara pembeli dan penjual, termasuk di antaranya adalah kartu kredit. Dalam hal ini biasanya disisipkan kedalah Shell Code sehingga pemilik Shell bisa leluasa mendapatka info apapun tentang host :)
Istilah Backdoor sekarang digunakan oleh Hacker-Hacker untuk merujuk kepada mekanisme yang mengizinkan seorang peretas system dapat mengakses kembali sebuah system yang telah diserang sebelumnya tanpa harus mengulangi proses eksploitasi terhadap system atau jaringan tersebut, seperti yang ia lakukan pertama kali. Umumnya, setelah sebuah jaringan telah diserang dengan menggunakan Exploit (terhadap sebuah kerawanan/vulnerability), seorang penyerang akan menutupi semua jejaknya di dalam system yang bersangkutan dengan memodifikasi berkas catatan system (log) atau menghapusnya, dan kemudian menginstalasikan sebuah Backdoor (Shell Code) yang berupa sebuah Perangkat Lunak khusus atau menambahkan sebuah akun pengguna yang memiliki hak akses sebagai administrator jaringan atau administrator sistem tersebut. Jika kemudian pemilik jaringan atau system tersebut menyadari bahwa sistemnya telah diserang, dan kemudian menutup semua kerawanan yang diketahui dalam systemnya (tapi tidak mendeteksi adanya Backdoor yang terinstalasi), penyerang yang sebelumnya masih akan dapat mengakses system yang bersangkutan, tanpa ketahuan oleh pemilik jaringan, apalagi setelah dirinya mendaftarkan diri sebagai pengguna yang sah di dalam system atau jaringan tersebut. Dengan memiliki hak sebagai administrator jaringan, ia pun dapat melakukan hal yang dapat merusak system atau menghilangkan Data. Dalam kasus seperti di atas, cara yang umum digunakan adalah dengan melakukan Installasi ulang terhadap system atau jaringan, atau dengan melakukan restorasi dari cadangan/backup yang masih bersih dari Backdoor.
Ada beberapa perangkat yang dapat digunakan untuk menginstallasikan Backdoor, seperti halnya beberapa Trojan Horse, tetapi yang populer adalah Netcut, yang dapat digunakan di dalam System Operasi Windows ataupun UNIX. Sekarang fungsi sudah tergantikan oleh beberapa Rat's terbaru seperti Cybergate, Poison Ivy Prorat dll. (Backdoor dan Trojan saling melengkapi).
Malware adalah Program Komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan utama mencari kelemahan Software. Umumnya Malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu Software atau Operating System.
Contoh dari Malware adalah Virus, Worm, Wabbit, Keylogger, Browser Hijacker, Trojan Horse, Spyware, Backdoor, Dialer, Exploit dan Rootkit.
Spyware adalah Perangkat Lunak yang mengumpulkan dan mengirim informasi tentang pengguna Komputer tanpa diketahui oleh si pengguna itu.
Informasinya bisa yang tidak terlampau berbahaya seperti pola berkomputer, terutama berinternet. Seseorang sampai yang berbahaya seperti nomor kartu kredit, PIN untuk perbankan elektronik (e-banking) dan password suatu account.
Informasi tentang pola berinternet, telah disebutkan, tidak terlampau berbahaya. Situs yang dikunjungi, informasi yang kerap dicari, obrolan di ruang Chat akan dimata-matai oleh si Spyware.
Selanjutnya, informasi itu digunakan untuk menampilkan iklan yang biasanya berupa jendela Pop-Up. Iklan itu berhubungan dengan kebiasaan seseorang berinternet. Misalnya kerap kali seseorang mencari informasi mengenai kamera digital. Jendela Pop-Up yang muncul akan tampil, misalnya situs yang berdagang kamera digital. Adware adalah istilah untuk Spyware yang begini.
Penyebaran Spyware mirip dengan Trojan. Contohnya, Flashget. Ketika Flashget yang dipakai belum diregister, Flashget bertindak sebagai Spyware. Coba saja hubungkan diri ke Internet, jalankan Flashget yang belum diregister, cuekin Komputer beberapa saat, pasti muncul jendela Internet Explorer yang menampilkan iklan suatu situs.
Untuk mengantisipasi Virus-virus Komputer yang semakin mengganas, pastikan Komputer anda selalu terproteksi dengan Anti Virus yang up to date, dan jangan lupa pakai AV yang sudah dilengkapi dengan Internet Security, dan kalau perlu tambahkan Firewall untuk keamanan yang berlapis guna melindungi PC anda dari serangan langsung maupun tidak langsung.
Sumber >> Google
Tidak ada komentar:
Posting Komentar